Jenis-jenis Paragraf Pembuka dalam Menulis

Membuat paragraf pembuka memang susah-susah gampang. Seperti halnya yang pernah kita bahas di postingan Cara Membuat Paragraf pembuka yang Menarik telah kita paparkan sedikit mengenai materi membuka paragraf. Lalu apa ada nggak jenis-jenis Paragraf pembuka? lalu apa saja?

Dalam ilmu Jurnalistik, dikenal beberapa jenis Paragraf Pembuka yang berguna untuk menarik pembaca supaya tertarik membaca tulisan sampai habis. Berikut ini kita mencoba memberikan Jenis-jenis Paragraf Pembuka. Sebelum memulai membuat paragraf pembuka ada baiknya kita mengenal jenis-jenisnya terlebih dahulu, juga bisa menjadi inspirasi dalam memulai menulis sehingga tidak mengalami WriterBlock.

Jenis-jenis Paragraf Pembuka


Jenis-jenis paragraf pembuka 


Paragraf pembuka dengan Ringkasan:
Contoh:
Walaupun dengan tangan buntung, Pak Saleh sama sekali tak merasa rendah diri bekerja sebagai tukang parkir di depan kampus itu. Paragraf pembuka dengan Bercerita: Contoh: Anggota Reserse itu melihat dengan tajam ke arah senjata lelaki di depannya. Secepat kilat ia meloncat ke samping dan menendang lawannya sambil menembakkan pistolnya. Dor… Preman itu tergeletak sementara orang tercengang ketakutkan menyaksikan adegan yang sekejap itu.

Paragraf pembuka dengan Kutipan
Contoh:
Saya lebih baik tetap tinggal di penjara, dibandingkan bebas dengan pengampunan. Apanya yang diampuni, saya kan tak pernah bersalah,” kata Sri Bintang Pamungkas ketika akan dibebaskan dari LP Cipinang. Tapi ingat! Hati-hati dengan kutipan klise: “Pembangunan itu perlu untuk mensejahterakan rakyat dan hasil-hasilnya sudah kita lihat bersama, ”  kata Presiden SBY di depan massa Partai Demokrat yang melimpah ruah.

Paragraf pembuka dengan Pertanyaan
Contoh:
Untuk apa latihan menulis? Memangnya bisa kaya? begitulah kata Bapak ketika aku menjawab tanya beliau. 

Paragraf pembuka dengan Menuding
Contoh: 
Saudara mengira sudah menjadi orang yang baik di negeri ini. Padahal, belum tentu. Pernahkah Saudara naik jembatan penyeberangan kalau melintas di jalan? Mungkin tak pernah sama sekali. Saudara tergolong punya disiplin yang, maaf, sangat kurang.

Paragraf pembuka dengan Penggoda
Contoh:
Bagaimana cara mudah mengontrol karyawan Anda. Gampang. Berikanlah hadiah Blackberry. Otomatis karyawan Anda tak bisa sembunyi dari pantauan Anda. Kok bisa?

Paragraf pembuka dengan Nyentrik
Contoh:
Sebab hari meledak pada pukul 12 siang, hari mati pada pukul 12 malam. Pukul 12. Angka 12 Pukul 12 siang, pada sebuah kantor. Menunggu lift tiba di lantai ini, lantai 12. Waktunya rehat siang para pekerja. Maxmimum 12 person, begitu tertulis di atas pintu lift. Saya menunggu dengan 12 orang lainnya.


Dan masih banyak jenis-jenis Paragraf Pembuka, bahkan anda bisa meciptakan jenis sendiri, karena ada kemungkinan bila anda terus berkreativitas.Dalam perjalanannya tentu akan mengalami perkembangan, sehingga bisasaja muncul jenis lain yang mungkin akan lebih nyaman kita gunakan.

Baca Juga Jurus Memikat Pembaca

Demikian mengenai Jenis-jenis Paragraf Pembuka, semoga bermanfaat.

1 Response to "Jenis-jenis Paragraf Pembuka dalam Menulis"